LOGO kecamatan kuripan
Beranda > Berita > Usai Survei Mawas Diri (Smd) Puskesmas Gerung Gelar Musyawarah Masyarakat …
LINTAS SEKTOR

Usai Survei Mawas Diri (SMD) Puskesmas Gerung Gelar Musyawarah Masyarakat Desa/Keluraran

Posting oleh puskesmasgerunglobar - 16 Juli 2021 - Dilihat 83 kali
IMG

Gerung - Secara umum Musyawarah Masyarakat Desa/Kelurahan merupakan pertemuan perwakilan warga desa/kelurahan beserta tokoh masyarakatnya bersama para petugas untuk membahas hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil survei mawas diri.

Kegiatan MMD yang digelar UPT BLUD Puskesmas Gerung diharapkan mampu mengetahui gambaran dan permasalahan kesehatan yang di Desa/Kelurahan. Cara seperti ini merujuk pada sinergi bersama agar persoalan tentang kesehatan yang terjadi di masyarakat dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

Kegiatan tersebut digelar di 5 Desa dan 2 Kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Gerung. kegiatan berjalan sesuai jadwal, saat ini kegiatan sudah dilaksanakan di Kelurahan Gerung Selatan, Desa Tempos, Desa Giri Tembesi, Desa Kebon Ayu dan Kelurahan Gerung Utara.


"Semakin sering diadakan MMD tentang kesehatan, semakin bagus demi menekan persoalan kesehatan yang dialami masyarakat di desa kami", harap Sekretaris Desa Kebon Ayu Supardi, Rabu (14/07/2021) Pagi saat membuka acara MMD di Kantor Desa Kebon Ayu Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Gerung mengatakan, pihaknya terlebih dahulu telah melaksanakan survei dengan cara menyebar kuisioner kepada setiap kader posyandu sebagai perwakilan masyarakat. Hasil survei tersebut ditemukan salah satu persoalan kesehatan yang dialami oleh masyarakat Desa adalah masalah stunting.

"Dari hasil survei atas salah satu persoalan kesehatan yang terjadi di Desa Kebon Ayu tersebut, mari kita bahas bersama kita carikan solusi bersama sesuai potensi yang dimiliki. Sehingga harapan kedepan bisa masuk dalam perencanaan di Desa maupun perencanaan Puskesmas. Kami juga berharap Desa dapat menganggarkan 10% dari Dana Desa yang diperolehnya untuk bidang kesehatan,”.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemangku kebijakan Kelurahan/Desa, Kepala Lingkungan/Dusun, Tokoh Agama, BPD, Karang Taruna, Kader Kesehatan dan lainnya.

Kegiatan juga di padukan sosialisasi Revitalisasi posyandu konvensional menjadi posyandu keluarga dimana dalam sosialisasi tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Gerung Ns. H. Hasmuni Budiawan, S.Kep.

Sementara di lain tempat, "kita dalam kondisi pandemi, apa-apa yang diusulkan, mungkin kita bisa usulkan sarana CTPS, itu penting, pengadaan masker, masih banyak yang tidak pakai masker saat posyandu", ungkap H. Hasmuni di sela-sela sesi diskusi di Kantor Kelurahan Gerung Utara.

Dalam tanggapannya, Lurah Gerung Utara mengungkakpkan " dari usulan, saat ini yang sudah terjawab, insentif kader, seragam kader, mudah-mudahan usulan-usulan lainnya bisa masuk di anggaran perubahan".

"Mudah-mudahan bisa diusulkan roda 3, dan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sudah kita realisasikan, Insyaallah 2022 nanti kita usulkan penambahan kader, melihat petugas di Posyandu, terlebih ini Posyandu keluarga, ditambah petugasnya", sambutnya kembali.

Dalam pesannya, "Kesempatan dalam Posyandu keluarga ini, Masyarakat yang ada gejala dini terkait kesehatan, akan di skrining, selanjutnya dapat penanganan yang tepat sedini mungkin, sementara sasaran yang memang sehat, akan terus terpantau status kesehatannya melalui skrining di posyandu, sehingga jika ada sesuatu dapat diketahui sedari awal mungkin".

 


Berita Terbaru

Banner